LANDAK – Sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

Personel tersebut terdiri dari 135 prajurit TNI, 10 personel Polri dan lima personel pemerintah daerah. Mereka akan bekerja bersama masyarakat selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.

Program TMMD secara resmi dibuka Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, M.H., dalam upacara di Lapangan SMPN 11 Ngabang, Selasa (13/10/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1210/Landak Letkol Inf. Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat serta para pelajar.

Kehadiran personel gabungan tersebut menjadi gambaran kuatnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Berbagai sasaran telah disiapkan, mulai dari rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni, pembangunan lima sumur bor dan lima MCK, normalisasi sungai, pembersihan lingkungan, ketahanan pangan satu hektare hingga penanaman 200 bibit pohon.

Dandim 1210/Landak Letkol Inf. Doni Prasetyo menegaskan keterlibatan berbagai unsur dalam TMMD menjadi kekuatan penting dalam menyukseskan seluruh program.

“TMMD merupakan wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program agar setiap sasaran dapat memberikan manfaat maksimal.

Selain sasaran fisik, kegiatan juga dilengkapi penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan, pencegahan stunting, pertanian dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Melalui TMMD ke-130, semangat gotong royong diharapkan semakin kuat sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP