Kategori: UMUM

  • Dukungan Babinsa Dalam Kegiatan Masyarakat Banjar Adat Dukuh Mendapat Apresiasi

    Dukungan Babinsa Dalam Kegiatan Masyarakat Banjar Adat Dukuh Mendapat Apresiasi

    Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat di Banjar Adat Dukuh mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Menurut salah satu tokoh, kehadiran Babinsa bukan hanya sekadar dukungan tenaga, tetapi juga memberikan rasa aman dan motivasi bagi warga. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu hadir dan peduli terhadap kegiatan masyarakat, sehingga memberikan semangat dan rasa aman bagi kami,” ungkapnya.

    Di tempat yang berbeda, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan adat dan keagamaan adalah bagian dari tugas pembinaan teritorial. Ia mendorong seluruh Babinsa untuk aktif berpartisipasi di tengah masyarakat, membantu kegiatan positif, serta menjaga keharmonisan dan stabilitas wilayah. “Kehadiran dan peran Babinsa sangat penting agar masyarakat merasa terayomi dan selalu dalam keadaan aman,” tegasnya.

  • Babinsa Tembuku Bersama Bhabinkamtibmas Kawal dan Amankan Prosesi Melasti ke Segara Watu Klotok.

    Babinsa Tembuku Bersama Bhabinkamtibmas Kawal dan Amankan Prosesi Melasti ke Segara Watu Klotok.

    Bangli – Dalam rangka memberikan rasa aman dan kelancaran kegiatan keagamaan masyarakat, Babinsa Desa Tembuku Koramil 1626-03/Tembuku, Serda Sang Komang Teg Redana bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengawalan sekaligus pengamanan prosesi melasti rangkaian upacara melaspas pelawatan Ida Betara Sakti Ratu Pejenengan Pura Penataran Tegalasah Kelod, Desa Tembuku, menuju Segara Watu Klotok, Kabupaten Klungkung, Jumat (17/04/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti ratusan warga dengan iring-iringan sekitar 50 unit kendaraan truk dan mobil pribadi. Prosesi berlangsung khidmat dengan tetap mengedepankan ketertiban serta pengaturan lalu lintas sepanjang rute perjalanan.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bendesa Adat Tegalasah Kelod Sang Nyoman Wijaya beserta prajuru adat, personel Patwal Polsek Tembuku, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tembuku, 12 orang Pecalang Adat Tegalasah Kelod, serta kurang lebih 350 orang pengiring dari Desa Adat Tegalasah Kelod.

  • Buka Isolasi Wilayah, Kodim 1607/Sumbawa dan Masyarakat Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

    Buka Isolasi Wilayah, Kodim 1607/Sumbawa dan Masyarakat Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

    SUMBAWA, NUSA TENGGARA BARAT – Harapan masyarakat Desa Gontar, Kecamatan Alas Barat, untuk memiliki akses transportasi yang layak kini mulai menemui titik terang, Melalui program Karya Bhakti, Kodim 1607/Sumbawa secara resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda, sebuah infrastruktur vital yang dirancang untuk menghubungkan wilayah-wilayah strategis di desa tersebut. (12/04)

    Proses pembangunan diawali dengan seremoni groundbreaking atau peletakan batu pertama pada akhir Maret 2026. Memasuki awal April 2026, pengerjaan fisik telah mencapai tahap pemasangan patok pondasi yang dilakukan secara bahu-membahu oleh personel TNI dan warga setempat.

    Dilain Tempat Apresiasi Tertinggi untuk Semangat Warga Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme dan keterlibatan aktif masyarakat Desa Gontar dalam proyek ini. Menurutnya, partisipasi warga adalah kunci utama percepatan pembangunan ini.

    “Saya sangat bangga dan berterima kasih atas semangat gotong royong warga Desa Gontar. Jembatan ini diberi nama ‘Garuda’ bukan tanpa alasan; itu adalah simbol kekuatan kita bersama. Tanpa dukungan dan keringat warga yang turun langsung ke lapangan, mustahil visi ini bisa terwujud secepat ini. Inilah esensi sejati dari kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Dandim 1607/Sumbawa.

    Solusi Infrastruktur dan Ekonomi Jembatan gantung ini bukan sekadar konstruksi fisik, melainkan urat nadi baru bagi perekonomian masyarakat. Selama ini, keterbatasan akses seringkali menjadi kendala utama dalam mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.

    Manfaat Strategis Jembatan Garuda sebagai Percepatan Akses, Memangkas waktu tempuh antarwilayah di Desa Gontar dan sekitarnya., Peningkatan Ekonomi diantaranya Mempermudah para petani mengangkut hasil panen menuju pasar serta untuk Kesejahteraan Sosial bisa Memperlancar akses layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

    Pembangunan ini menjadi bukti dedikasi TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Jembatan Garuda diharapkan dapat segera rampung dan menjadi warisan pembangunan yang bermanfaat bagi generasi mendatang di Kabupaten Sumbawa.