
MUNA – Ada cara sederhana yang dilakukan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 1416/Muna untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Bukan hanya bekerja bersama di lokasi sasaran pembangunan, para prajurit juga berbaur dalam aktivitas keseharian, salah satunya memasak dan makan bersama keluarga asuh.
Momen penuh keakraban itu berlangsung di Desa Kawite-Wite, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna, Minggu (18/10/2026). Personel Satgas yang tinggal bersama keluarga asuh memanfaatkan waktu kebersamaan dengan membantu menyiapkan hidangan.
Usai memasak, prajurit dan keluarga asuh kemudian duduk bersama menikmati makanan. Suasana sederhana tersebut berlangsung hangat dengan canda dan percakapan ringan yang membuat hubungan keduanya semakin dekat.
Bagi para prajurit, keluarga asuh bukan sekadar tempat tinggal selama menjalankan tugas TMMD. Interaksi yang berlangsung setiap hari membuat hubungan antara personel Satgas dan warga semakin erat.
Komandan SSK TMMD ke-130 Kodim 1416/Muna, Kapten Kav Edi Sabara, mengatakan kebersamaan dengan masyarakat menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD.
“Selama pelaksanaan TMMD, personel Satgas berbaur dengan masyarakat, menjalin silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan persaudaraan,” katanya.
Ia menambahkan, aktivitas sederhana yang dilakukan bersama masyarakat justru menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi dan memperkuat rasa kekeluargaan.
“Interaksi sehari-hari seperti memasak dan makan bersama menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara prajurit dan warga,” jelasnya.
Kehangatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa TMMD tidak hanya berbicara mengenai pembangunan jalan, rumah, maupun fasilitas lainnya. Lebih dari itu, program tersebut juga menjadi sarana membangun hubungan sosial yang erat antara TNI dan masyarakat.
Kedekatan yang terbangun diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling percaya dan memperkuat semangat kebersamaan dalam setiap kegiatan pembangunan di wilayah Desa Kawite-Wite.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 1416/Muna terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun melalui penguatan hubungan sosial.
Keberhasilan program tersebut pada akhirnya bukan hanya terlihat dari hasil pembangunan, tetapi juga dari semakin eratnya persaudaraan antara prajurit dan masyarakat yang terjalin selama pelaksanaan TMMD.