
Way Kanan – Harapan Bapak Gianto untuk memiliki hunian yang lebih layak semakin dekat terwujud. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) miliknya di Dusun 3, Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, terus menunjukkan perkembangan positif dalam program TMMD ke-130 Kodim 0427/Way Kanan, Minggu (18/10/2026).
Memasuki tahapan pemasangan dinding, batu bata pada rumah tersebut kini hampir seluruhnya tersusun. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus melanjutkan pekerjaan secara bergotong royong untuk mengejar penyelesaian pembangunan sesuai target yang telah ditentukan.
Pengerjaan secara bersama-sama membuat proses pembangunan berlangsung lebih efektif. Di lokasi, personel TNI dan warga saling membantu dalam mengerjakan berbagai bagian pembangunan rumah, sekaligus menciptakan suasana kebersamaan yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD.
Dandim 0427/Way Kanan Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos., M.Han., menuturkan bahwa pembangunan RTLH merupakan salah satu upaya TNI untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Pembangunan rumah Bapak Gianto terus mengalami kemajuan. Saat ini pemasangan batu bata hampir selesai dan selanjutnya pekerjaan akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya. Kami bersama masyarakat akan terus berupaya agar pembangunan dapat berjalan lancar hingga rumah ini selesai,” kata Dandim.
Ia menambahkan, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan TMMD.
Bapak Gianto pun mengungkapkan rasa bahagianya melihat rumah yang selama ini diharapkan dapat diperbaiki kini mulai berubah menjadi hunian yang lebih layak.
“Saya sangat berterima kasih kepada TNI yang sudah membantu membangun rumah kami. Sekarang dindingnya sudah hampir selesai. Kami sekeluarga tentu sangat senang dan berharap pembangunan bisa segera selesai,” tuturnya.
Pembangunan RTLH tersebut menjadi salah satu wujud nyata kepedulian Satgas TMMD ke-130 Kodim 0427/Way Kanan dalam membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan rakyat melalui semangat gotong royong.