
MALANG – Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan terus diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0818/Malang-Batu. Salah satunya melalui pembangunan penahan tanah di Dusun Umbut Legi, Desa Taji, yang kini menunjukkan perkembangan signifikan dengan capaian pengerjaan mencapai 85 persen, Kamis (30/10/2026).
Pembangunan tersebut menjadi salah satu sasaran fisik penting dalam upaya menghadirkan infrastruktur yang lebih kuat dan mendukung keamanan lingkungan masyarakat. Keberadaan penahan tanah diharapkan mampu membantu menjaga kestabilan tanah serta meminimalkan risiko pergerakan tanah sesuai karakteristik dan kondisi wilayah setempat.
Di lokasi pengerjaan, personel Satgas TMMD terus mengoptimalkan setiap tahapan pembangunan. Dengan mengandalkan ketelitian, kerja sama, dan semangat gotong royong, seluruh proses dikerjakan secara bertahap agar hasil konstruksi dapat berfungsi sesuai peruntukannya.
Capaian 85 persen menjadi bukti kesungguhan Satgas TMMD dalam menuntaskan pembangunan. Meski sebagian besar pekerjaan telah rampung, personel di lapangan tetap memastikan setiap tahapan tersisa dikerjakan secara maksimal dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi.
Bagi masyarakat Desa Taji, pembangunan ini bukan sekadar hadirnya bangunan fisik, melainkan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan mendukung aktivitas warga. Infrastruktur yang kuat diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 0818/Malang-Batu terus memperlihatkan bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam pembangunan desa.
Semangat kebersamaan antara prajurit dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap pengerjaan. Dengan progres yang terus meningkat, pembangunan penahan tanah di Dusun Umbut Legi diharapkan segera tuntas dan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.