KODIM 1605/BELU menyatakan bahwa perkembangan pembangunan sumur bor sebagai sasaran tambahan pada program unggulan TNI AD terus berlanjut dengan baik. Pada hari ke-11 pelaksanaan TMMD ke-129, lima unit sumur bor tersebut melaporkan progres mencapai rata-rata 35 persen, berdasarkan informasi yang diterima pada Minggu, 26 Juli 2026.

Program pembuatan sumur bor ini merupakan implementasi dari instruksi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan merupakan bagian dari inisiatif TNI AD Manunggal Air. Tujuan program ini adalah untuk mengatasi masalah kurangnya pasokan air bersih dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di area TMMD.

Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P., M.H.I., Dansatgas TMMD 129 Kodim 1605/Belu, menjelaskan bahwa pelaksanaan di lapangan terus digalakkan melalui kolaborasi antara TNI dan warga setempat.

“Saat ini, dari 5 titik sumur bor yang menjadi sasaran tambahan, progres rata-rata sudah mencapai 30 persen. Proses saat ini mencakup pengeboran, penempatan tandon air, serta pembuatan infrastruktur pendukung lainnya,” jelas Dansatgas. Dia juga menunjukkan keyakinan bahwa meskipun ada tantangan dari kondisi tanah, semua sumur bor akan selesai sebelum program TMMD ditutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP