BANGLI — Panen pakcoy yang dilakukan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli bersama warga Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kamis (13/8/2026), menjadi momentum penting dalam program pemberdayaan masyarakat.

Tanaman pakcoy tersebut dibudidayakan di atas lahan seluas 15 are milik Nyoman Siram. Kegiatan ini merupakan sasaran tambahan TMMD Ke-129 yang diarahkan untuk mendukung program unggulan KASAD di bidang ketahanan pangan.

Bagi masyarakat, manfaat kegiatan tersebut tidak hanya terlihat dari hasil panen. Proses budidaya yang dilakukan bersama sejak awal juga memberikan pengalaman praktis dalam mengelola lahan dan mengembangkan tanaman hortikultura.

Satgas TMMD hadir tidak hanya untuk membantu pekerjaan di lapangan, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki desa.

Dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., menuturkan bahwa keberlanjutan menjadi salah satu harapan dari kegiatan tersebut.

“Sejak penanaman hingga panen, Satgas TMMD bersama warga melaksanakan perawatan secara bersama-sama. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat,” ujarnya.

Dengan pola kerja bersama tersebut, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam setiap tahapan. Semangat gotong royong sekaligus memperkuat hubungan antara personel TNI dengan warga.

Setelah TMMD berakhir, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama budidaya diharapkan dapat diterapkan kembali oleh masyarakat. Lahan yang tersedia pun dapat terus dikembangkan untuk berbagai tanaman pangan sesuai kondisi dan potensi wilayah.

Panen pakcoy menjadi bukti bahwa hasil TMMD tidak selalu berbentuk bangunan atau infrastruktur. Pemberdayaan masyarakat dan pengetahuan yang dapat terus dikembangkan juga menjadi bagian penting dari pembangunan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP