​LAMONGAN,- Sinergi kokoh antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pemerintah daerah kembali mencatatkan babak inspiratif bagi masyarakat akar rumput. Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dipimpin langsung oleh Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Laut (Waaster Kasal), Laksamana TNI Albertus Agung Priyo Suseno, melaksanakan kunjungan kerja strategis di Kabupaten Lamongan.

​Didampingi oleh Paban V/Bakti Steral, Kolonel (Mar) Djentaju Suprihandoko, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan, peninjauan lapangan ini mengusung napas ganda: percepatan pembangunan infrastruktur vital dan penyelamatan ekologis jangka panjang. Kehadiran para petinggi militer bersama pimpinan daerah tersebut disambut hangat oleh warga Desa Tlemang yang menjadi sasaran utama program bakti sosial skala masif ini.

​Fokus utama peninjauan kali ini diarahkan pada progres pembangunan tandon air bersih sebuah infrastruktur krusial yang diidam-idamkan warga Tlemang untuk mengentaskan persoalan kesulitan air bersih yang kerap membayangi saat musim kemarau. Namun, ada pemandangan yang sarat makna di sela-sela peninjauan tersebut. Laksamana TNI Albertus Agung Priyo Suseno bersama Forkopimda Lamongan turun langsung ke tanah untuk menanam deretan pohon produktif di sekitar area tandon air.

​Penanaman pohon produktif ini bukan sekadar seremoni hijau, melainkan strategi ekologis yang presisi. Pohon-pohon yang dipilih dirancang untuk memperkuat struktur tanah di sekitar sumber air, sekaligus kelak memberikan manfaat ekonomis dan ketahanan pangan bagi warga setempat manakala berbuah. Langkah ini mencerminkan filosofi TMMD modern: membangun fasilitas fisik tanpa mengabaikan kelestarian alam dan kesejahteraan masa depan masyarakat.
​Dalam dialog interaktif di lokasi, Waaster Kasal mengapresiasi tinggi kolaborasi lintas sektoral yang terjalin erat di Lamongan.

Menurutnya, keberhasilan TMMD ke 129 Kodim 0812 Lamongan tidak diukur dari megahnya bangunan fisik semata, melainkan dari seberapa besar denyut kehidupan dan senyum kemandirian yang kembali hadir di tengah warga.

Pembangunan tandon air bersih yang disandingkan dengan konservasi hijau di Tlemang diharapkan menjadi model percontohan pembangunan perdesaan yang berkelanjutan, memadukan ketersediaan sumber daya esensial dengan kesadaran menjaga bumi. (Pendim0812)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP