LUWU TIMUR – Kepedulian dan kedekatan personel Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1403/Palopo dengan masyarakat kembali terlihat di lokasi sasaran fisik peningkatan jalan Dusun Rende-Rende, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (31/10/2026).

Usai melaksanakan pekerjaan pengerasan jalan, personel Satgas TMMD dengan sigap membantu warga mengangkut hasil panen kelapa sawit dari kebun yang berada tepat di sekitar lokasi sasaran pembangunan jalan TMMD.

Melihat warga kesulitan membawa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang memiliki bobot cukup berat, anggota Satgas langsung turun tangan membantu secara gotong royong. Dengan menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi serta mengangkat hasil panen bersama-sama, buah sawit tersebut dibawa menuju akses jalan yang kondisinya mulai mengeras dan dapat dilalui kendaraan.

Bantuan tersebut sangat berarti bagi para petani, mengingat kondisi jalan sebelumnya berlumpur dan becek sehingga menyulitkan aktivitas pengangkutan hasil perkebunan, terutama saat musim hujan.

“Terima kasih banyak Bapak TNI, sudah dibantu. Kalau tidak ada Bapak-bapak, kami susah mengangkut sawit, apalagi jalan sebelumnya becek,” ujar salah seorang petani sawit warga Desa Parumpanai.

Dan SSK Satgas TMMD Ke-130, Kapten Inf. Badar, menyampaikan bahwa membantu masyarakat merupakan bagian dari pengabdian TNI. Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan bantuan langsung untuk meringankan beban masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

“Di mana ada kesulitan rakyat, di situ TNI hadir. Jalan TMMD ini nantinya juga untuk memperlancar pengangkutan hasil panen warga seperti sawit ini,” tegas Kapten Inf. Badar.

Aksi kepedulian tersebut disambut gembira oleh masyarakat. Kehadiran personel Satgas yang selalu siap membantu menjadi bukti nyata bahwa hubungan TNI dengan rakyat terjalin melalui kepedulian dan tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata.

Melalui program TMMD Ke-130 Kodim 1403/Palopo, pembangunan jalan di Desa Parumpanai diharapkan mampu membuka akses transportasi yang lebih baik, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan personel Satgas bersama warga menjadi cerminan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP