Ambon — Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon tidak hanya menghadirkan sasaran fisik, tetapi juga menjadi ruang bagi TNI dan masyarakat untuk memperkuat semangat kebersamaan.
Hal itu terlihat di Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Kamis (15/10/2026). Memasuki hari kedua TMMD, personel Satgas dan masyarakat terlihat kompak mengangkut material serta melanjutkan pengerjaan rumah warga.
Sebelum memulai aktivitas, seluruh personel melaksanakan apel pagi untuk memastikan kesiapan dan pembagian tugas. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pendistribusian material ke sejumlah titik pembangunan.
Lima rumah warga yang menjadi sasaran RTLH, yakni milik Thomas Waas, Ferdinan Gomes, Berly Kalahatu, Novembry Kalahatu, dan Exel Tuhumuri, mulai dikerjakan secara bertahap.
Berbagai material telah didatangkan untuk menunjang pembangunan, di antaranya tujuh ret batu pondasi dan batu pecah, empat ret pasir, puluhan batang kayu papan, serta ratusan batang kayu balok ukuran 5 x 7.
Warga tidak tinggal diam. Mereka ikut turun tangan membantu personel Satgas membawa material hingga ke lokasi pekerjaan. Kebersamaan tersebut membuat suasana pengerjaan berlangsung penuh kekeluargaan.
Bagi Satgas TMMD, keterlibatan warga merupakan bagian penting dalam menyukseskan program. Sementara bagi masyarakat, kehadiran TNI memberikan dorongan sekaligus motivasi untuk bersama-sama membangun lingkungan.
Dengan semangat tersebut, pembangunan RTLH diharapkan dapat mencapai target tepat waktu dan memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi masyarakat penerima manfaat.