LUWU TIMUR – Turnamen TMMD Cup Kodim 1403/Palopo dalam rangka TMMD ke-130 membuktikan bahwa kegiatan olahraga dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Digelar di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, turnamen ini tidak hanya membangun sportivitas generasi muda, tetapi juga menghadirkan hiburan bagi masyarakat dan meningkatkan aktivitas ekonomi pedagang kecil.

Setiap sore, lapangan pertandingan dipadati ratusan penonton. Prajurit Satgas TMMD, warga desa, ibu-ibu, pelajar, serta pemuda dari berbagai dusun berkumpul untuk menyaksikan pertandingan dan mendukung tim masing-masing.

Antusiasme masyarakat membuat suasana pertandingan berlangsung meriah. Di sisi lain, keramaian tersebut memberikan kesempatan kepada pedagang kaki lima untuk memperoleh tambahan penghasilan melalui penjualan makanan dan minuman.

Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Kapten Inf Badar, menyampaikan bahwa dampak yang muncul dari penyelenggaraan TMMD Cup melampaui tujuan awal turnamen.

“Awalnya kita adakan TMMD Cup hanya untuk silaturahmi pemuda dan mengisi waktu sore. Ternyata efeknya luar biasa, ekonomi ikut bergerak,” ungkap Kapten Inf Badar saat meninjau langsung kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan olahraga menjadi sarana efektif untuk mempertemukan masyarakat dalam suasana positif. Para pemuda mendapatkan kesempatan mengembangkan kemampuan dan belajar menjunjung sportivitas, sementara masyarakat memperoleh hiburan dan pedagang mendapatkan peluang meningkatkan penjualan.

Ia mengungkapkan, beberapa pedagang di sekitar lapangan mampu menghabiskan dagangan dalam waktu sekitar dua jam. Bahkan, peningkatan omzet yang dilaporkan pedagang diperkirakan mencapai 200 hingga 300 persen selama pertandingan berlangsung.

“Ini bukti TMMD Cup bukan hanya membangun sportivitas, tapi juga membangun ekonomi kerakyatan. Satu kegiatan, tiga manfaat: pemuda sehat, penonton terhibur, pedagang sejahtera,” tegasnya.

Dampak tersebut dirasakan Hasna (38), pedagang es teh dan gorengan yang sehari-hari mencari penghasilan di sekitar lapangan. Ia mengatakan, penjualan yang biasanya berkisar Rp50 ribu pada hari biasa dapat meningkat menjadi Rp250 ribu hingga Rp300 ribu ketika TMMD Cup berlangsung.

Menurut Hasna, gorengan yang disiapkan hingga 200 buah dan es teh sebanyak dua termos dapat habis selama pertandingan. Ia bersyukur karena kegiatan tersebut mendatangkan banyak pembeli, termasuk prajurit Satgas TMMD dan warga yang menonton.

Tidak hanya pedagang makanan dan minuman, penjual bakso tusuk serta mainan anak-anak juga ikut menikmati meningkatnya aktivitas di sekitar lapangan. Kehadiran anak-anak bersama keluarga turut menambah keramaian dan membuka peluang penjualan bagi pedagang.

Untuk mengantisipasi lonjakan pembeli, para pedagang kini mulai menambah stok dagangan hingga dua atau tiga kali lipat menjelang pertandingan. Mereka menyesuaikan persiapan dengan jadwal turnamen agar dapat memanfaatkan peluang usaha yang muncul.

TMMD Cup merupakan bagian dari upaya Kodim 1403/Palopo melengkapi pembangunan fisik dengan kegiatan yang menyentuh kehidupan sosial masyarakat. Pembangunan jalan rabat beton, bronjong, sumur bor, dan tower air menjadi bagian dari sasaran fisik, sedangkan turnamen olahraga turut memperkuat hubungan sosial dan mendorong aktivitas ekonomi lokal.

Melalui kegiatan tersebut, TMMD ke-130 menghadirkan manfaat yang dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Desa Parumpanai. Semangat olahraga tumbuh, warga mendapatkan hiburan, dan pedagang kecil memperoleh peluang meningkatkan pendapatan.

Sumber: Pendim 1403/Palopo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP